Selama bertahun-tahun, contour selalu identik dengan garis-garis tegas dan definisi wajah yang dramatis. Namun, seiring bergesernya tren makeup ke arah yang lebih natural, muncullah teknik baru yang mencuri perhatian: reverse contour.

Berbeda dari contour klasik yang menekankan bayangan untuk membentuk wajah. Reverse contour justru menggunakan highlight sebagai alat utama untuk menciptakan dimensi secara halus. Teknik ini menyatu sempurna dengan tren no-makeup makeup look yang kini makin populer. Karena mampu memberikan efek wajah yang terangkat tanpa kesan berlebihan. Dengan hasil akhir yang lebih lembut, segar, dan effortless. Tidak heran jika teknik ini cepat diadopsi oleh para beauty enthusiast dan makeup artist. Reverse contour menawarkan pendekatan yang lebih modern dan minimalis—tanpa kehilangan kemampuan untuk mempertegas fitur wajah secara elegan.

 

Apa Itu Reverse Contour?

Berbeda dari teknik contouring tradisional yang menggunakan warna gelap untuk membentuk wajah, reverse contouring justru menonjolkan fitur wajah dengan mencerahkan area-area tertentu. Teknik ini berfokus pada titik-titik tertinggi wajah—seperti area bawah mata, tulang pipi, dan batang hidung—dengan menggunakan warna yang lebih terang untuk menciptakan dimensi secara halus dan alami.

Alih-alih menciptakan bayangan tajam, reverse contour menghadirkan efek bercahaya dan segar, menjadikan wajah tampak lebih cerah dan terdefinisi tanpa terlihat berat. Baik digunakan untuk tampilan ringan sehari-hari maupun untuk hasil yang lebih glamor, teknik ini menawarkan alternatif yang serbaguna dan modern dibanding contouring konvensional. Sederhananya, reverse contouring tidak menghilangkan definisi wajah—melainkan menatanya ulang melalui cahaya dan kehalusan. Dengan menonjolkan kecerahan dan tekstur kulit yang sehat, tren ini menciptakan tampilan yang lebih natural, segar, dan awet muda.

 

Mengapa Reverse Contour Ini Menjadi Tren?

1. Estetika yang Lebih Lembut dan Ringan

Berbeda dari contour tradisional yang menonjolkan garis tajam dan definisi kuat, reverse contouring menghadirkan tampilan yang lebih lembut dan dreamy. Cocok untuk riasan siang hari atau mereka yang menyukai makeup minimalis, teknik ini memberikan efek natural tanpa terlihat berlebihan.

2. Kilau Awet Muda

Dengan menyoroti area wajah yang secara alami menangkap cahaya—seperti tulang pipi, batang hidung, dan bawah mata—teknik ini menciptakan kilau segar dan bercahaya. Hasil akhirnya? Wajah tampak sehat, segar, dan terlihat seperti baru kembali dari liburan.

3. Definisi yang Halus tapi Efektif

Meskipun tidak menggunakan bayangan gelap secara mencolok, reverse contour tetap mampu membentuk wajah secara efektif. Teknik ini menekankan fitur wajah dengan cara yang halus dan elegan, menciptakan definisi tanpa drama—ideal untuk tampilan yang bersahaja dan modern.

BACA JUGA: Blurred Lips Look: Tren Bibir Lembut dari Korea yang Kini Mendunia