Banyak orang masih mengira bahwa sauna dan perawatan spa adalah hal yang sama. Wajar saja—keduanya sama-sama identik dengan relaksasi, kenyamanan, dan perawatan tubuh. Tapi sebenarnya, sauna dan spa memiliki perbedaan konsep, tujuan, serta manfaat yang berbeda. Kesalahpahaman ini sering membuat orang keliru memilih perawatan yang justru tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka.

Agar tidak salah langkah, penting untuk memahami perbedaan antara sauna dan spa—mulai dari proses, fungsi, hingga hasil yang ingin dicapai. Dengan begitu, kamu bisa memilih perawatan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu, serta mendapatkan manfaat yang benar-benar maksimal. Jangan sampai niat ingin relaksasi justru berakhir dengan perawatan yang kurang tepat, ya!

 

Sauna

Sauna adalah ruangan kecil—atau bangunan mini—yang dirancang untuk memberikan efek relaksasi dan terapi lewat paparan panas. Meski sama-sama membuat tubuh berkeringat, tiap jenis sauna punya cara kerja, suhu, dan manfaat yang berbeda. Umumnya, sauna dibuat dari kayu yang memunculkan aroma khas saat dipanaskan, menambah kenyamanan selama sesi berlangsung.

Secara tradisional, ada dua jenis utama sauna: sauna kering dan sauna basah (steam room). Sauna basah bersuhu lebih rendah (100°F–115°F) dengan kelembapan tinggi yang menghasilkan uap lembut. Sementara sauna kering bisa mencapai suhu hingga 250°F dengan kelembapan sangat rendah—ideal untuk merilekskan otot dan mengeluarkan racun lewat keringat.

Kini, sauna inframerah semakin populer. Menggunakan teknologi pemanas elektromagnetik, jenis ini langsung memanaskan tubuh tanpa memanaskan udara di sekitarnya. Suhunya lebih nyaman (120°F–150°F), tapi tetap efektif untuk detoksifikasi dan relaksasi. Berbeda dengan sauna konvensional yang memanaskan udara hingga 195°F, sauna inframerah lebih mudah ditoleransi, terutama bagi pemula—tanpa udara yang terlalu panas atau pengap, namun tetap menawarkan manfaat serupa.

 

Spa (Hot Tub Spa)

Kolam air panas adalah kolam kecil berisi air hangat yang digunakan untuk berendam, relaksasi, pijat, atau hidroterapi. Biasanya dilengkapi dengan pancuran air atau jet yang memberikan efek pijatan pada tubuh. Kolam ini bisa ditempatkan di luar maupun di dalam ruangan, tergantung pada desain dan kebutuhan pengguna.

Terdapat dua jenis utama kolam air panas: bak kayu tradisional dan bak akrilik modern, yang sering disebut juga sebagai spa. Keduanya menawarkan manfaat serupa, seperti meredakan ketegangan otot dan membantu tubuh lebih rileks, hanya berbeda dari segi bahan dan tampilan.

BACA JUGA: Rekomendasi Tempat perawatan Kecantikan Terbaik di Jakarta