Dulu dianggap tak berguna dan tumbuh liar di pinggir jalan. Kini banyak tanaman lokal justru menjadi bahan unggulan dalam industri skincare global. Berkat kemajuan riset dan tren penggunaan bahan alami, tanaman-tanaman ini terbukti kaya akan antioksidan, antiinflamasi. Serta senyawa aktif lain yang efektif untuk menutrisi dan memperbaiki kulit.

Transformasi ini membuktikan bahwa alam menyimpan potensi luar biasa. Dan banyak dari rahasia kecantikan masa depan ternyata sudah lama tumbuh di sekitar kita. Inilah cerita menarik tentang bahan-bahan alami yang dulunya terabaikan, tapi kini bersinar di dunia kecantikan.

 

Centella Asiatica

Tanaman liar yang sering tumbuh di pinggir jalan atau area lembap ini mungkin dulu dianggap biasa saja. Namun kini, Centella Asiatica—yang lebih dikenal sebagai Cica—telah menjelma menjadi bintang utama dalam dunia skincare. Terutama di industri K-beauty (Korean Beauty) yang sangat memperhatikan bahan-bahan alami dan ramah kulit.

Cica dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, mampu mempercepat penyembuhan luka. Serta menenangkan kulit yang meradang. Tak heran jika ia menjadi solusi ideal untuk kulit sensitif, iritasi, atau rentan berjerawat. Senyawa aktif di dalamnya seperti asiaticoside, madecassoside. Dan asiatic acid berfungsi untuk merangsang produksi kolagen, memperbaiki lapisan pelindung kulit, dan mengurangi kemerahan.

Karena manfaatnya yang luas, Cica kini banyak ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit—mulai dari toner, serum, krim, hingga masker wajah. Bagi kamu yang mencari bahan alami namun ampuh untuk merawat kulit yang mudah reaktif, Cica adalah pilihan yang layak dicoba.

 

Acmella Oleracea

Dijuluki sebagai “botox nabati”, tanaman satu ini semakin populer dalam dunia skincare modern karena kemampuannya mengurangi kerutan tanpa prosedur invasif. Rahasianya terletak pada kandungan spilanthol, senyawa aktif yang bekerja sebagai anestesi ringan alami.

Spilanthol mampu melemaskan otot-otot wajah secara halus, sehingga membantu mengurangi tampilan garis-garis halus dan kerutan dinamis, terutama di area seperti dahi dan sekitar mata. Karena efeknya menyerupai suntikan botox namun tanpa rasa sakit atau risiko medis, tanaman ini banyak digunakan dalam formulasi anti-aging canggih, baik dalam bentuk serum, krim, maupun masker wajah.

Dikenal juga sebagai Acmella Oleracea atau Spilanthes, tanaman ini semakin dicari karena menawarkan solusi aman, alami, dan efektif untuk perawatan kulit anti-penuaan, terutama bagi mereka yang ingin tampil awet muda tanpa jarum suntik.

BACA JUGA: 3 Spa Romantis di Eropa untuk Liburan Pasangan yang Menyegarkan