
Didalam dunia skincare ini terus berkembang, dan kini fokusnya mulai bergeser secara perlahan lahan. Jika dulu ada sebuah bahan aktif seperti retino atau vitamin C yang menjadi primadonanya. Tren terbaru saat ini justru datang dari sesuatu yang tak kasatmata seperti bakteri baik di kulit kita. Dengan menggunakan konsep prebiotic dan postbiotic. Perawatan kulit kini menyoroti pentingnya menjaga sebuah keseimbangan mikrobioma.
Tapi apa sih sebenarnya ini prebiotic dan postbiotic itu? Mengapa mereka bisa menjadi bintang baru di dunia kecantikan saat ini? Ternyata, bakteri baik ini punya peran besar dalam menjaga kulit tetap sehat, kuat, dan bercahaya dari dalam. Ayo kita kenali lebih dalam bagaimana keduanya bisa bekerja dan mengapa tren ini semakin diminati!
Prebiotic
Prebiotic ini bisa disebutkan sebagai “makanan” untuk bakteri baik di kulit kita. Zat ini bisa membantu pertumbuhan mikroorganisme yang sangat bermanfaat. Sekaligus menghambat berkembangnya bakteri jahat yang bisa memicu masalah kulit. Dengan tanpa sadar, sebenarnya kita ini sudah sering mengonsumsi prebiotic melalui makanan setiap hari kita seperti. Kacang – kacangan, bawang putih, bawang bombai, hingga buah beri. Makanan tersbut bisa memberikan nutrisi baik bagi bakteri baik di dalam usus.
Bedanya di dalam dunia perwatan kulit, prebiotic biasanya berasal dari sebuah minyak alami atau gula dari tumbuhan. Dengan fungsi yang tetap sama yaitu memberi asupan yang dibutuhkan oleh bakteri baik di permukaan kulit. Sehingga keseimbangan mikrobioma tetap terjaga.
Postbiotic
Postbiotic adalah kandungan dalam skincare yang berasal dari hasil akhir metabolisme bakteri baik—bisa berupa enzim, protein, peptida, dan senyawa aktif lainnya. Meskipun istilahnya mungkin terdengar baru, sebenarnya bahan ini sudah cukup lama digunakan dalam dunia perawatan kulit.
Contoh yang paling umum adalah lactic acid dan glycerol, yang merupakan hasil fermentasi bakteri. Keduanya terbukti secara klinis mampu menjaga kelembapan, membantu regenerasi kulit, dan memperkuat fungsi skin barrier. Dengan kata lain, postbiotic bekerja seperti “hadiah” dari bakteri baik untuk kulit kita—hasil kerjanya yang bisa langsung dinikmati untuk kulit yang lebih sehat dan seimbang.
Manfaat dari Keduanya
Menjaga pH dan Memperkuat Skin Barrier
Seiring bertambahnya usia, pH kulit cenderung meningkat, menyebabkan kulit kering dan bakteri baik menurun. Skincare yang mengandung prebiotics, probiotics, dan postbiotics membantu menjaga pH tetap seimbang, mengurangi radikal bebas, dan mencegah tanda penuaan dini.
Mengurangi Peradangan Kulit
Bakteri penyebab jerawat bisa memicu peradangan. Kandungan probiotics membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan memperkuat skin barrier agar kulit lebih sehat.
Mencegah Jerawat
Skincare dengan probiotics juga efektif mengurangi bakteri penyebab jerawat seperti P. acnes, serta membantu mencegah jerawat meradang seperti papula dan pustula.
BACA JUGA: Mengapa Dunia Kini Mulai Beralih ke Skincare Berbasis Kultur Lokal?
Leave a Reply